Bappeda Gelar Rapat Bahas Penggunaan Dana Otsus

BANDA ACEH – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh bersama Bappeda Kabupaten/Kota dan para bupati/walikota, serta Pimpinan DPRK, Rabu (28/9), menggelar rapat di Aula lantai IV Bappeda Aceh membahas dan memfinalkan pemanfaatan dana tambahan bagi hasil migas (TDBH) dan otsus untuk rencana induk pembangunan jangka panjang 2007-2027.

Kepala Bappeda Aceh, Ir Iskandar MSc usai menyampaikan paparannya, kepada Serambi mengatakan, penggunaan TDBH dan otsus itu perlu disusun untuk kurun waktu 20 tahun, supaya setelah masa penerimaannya habis tahun 2007 mendatang, sudah banyak sektor ekonomi yang tumbuh yang bisa memberikan pendapatan untuk kas kabupaten/kota maupun provinsi.

Iskandar menjelaskan, dari dua sumber penerimaan daerah tersebut, yang penerimaannya masih panjang adalah dari sumber dana otsus. Sumber dana otsus itu berasal dari 2 persen alokasi dana umum (DAU) nasional, untuk jangka waktu 15 tahun dan 1 persen untuk jangka 5 tahun.

Para bupati/walikota atau yang mewakili dan pimpinan DPRK kabupaten/kota yang hadir menyatakan sangat setuju dengan konsep yang ditawarkan Bappeda Aceh. Tetapi menurut mereka, dana tersebut belum dapat mempercepat pembangunan sarana infrastruktur kabupaten/kota karena belum ada kesepakatan prioritas penggunaan dari tujuh bidang prioritas yang ada.(her)

Sumber: www.serambinews.com