Banyak Proyek Mandek, 5 Dinas Rapor Merah

BANDA ACEH – Paket proyek fisik dan pengadaan APBA 2011 masih banyak yang belum rampung. Dari 3.447 paket proyek yang ditender, sebanyak 221 paket belum terealisasi, dan 20 paket lainnya dalam kondisi kritis. Padahal tenggat waktu kerja tahun ini tersisa tinggal 90 hari lagi.

“Untuk proyek yang berstatus sangat kritis dan belum dikerjakan, kami perintahkan kepala dinas dan kontraktornya turun ke lokasi proyek, cari cara penyelesaian terbaiknya,” pungkas Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dalam rapat evaluasi pelaksanaan proyek fisik APBA 2011 di ruang rapat Tim Percepatan dan Pengendalian Kegiatan (P2K) APBA Setda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Rabu (28/9).

Irwandi menyebutkan, ada lima dinas yang rapor kinerjanya merah, yaitu Perwakilan Aceh, Dispora, Disnaker, DKP dan BMCK. Kelima dinas itu dia katakan, memiliki daya serap anggaran di bawah target yang ditetapkan bulan ini, 48,5 persen. Sementara realisasi keuangan kelima dinas itu berada antara 25-44 persen.

Dalam rapat kemarin, Gubernur juga menitik beratkan evaluasi kepada 10 SKPA yang paket proyeknya masih banyak belum terealisir. Misalnya Dinas BMCK Aceh proyek yang belum dikerjakan mencapai 135 paket, Disdik 55 paket, Dispora 8 paket, DKP 6 paket, Disnaker, Pengairan dan Diskeswan masing-masing 4 paket, Dinsos 3 paket, Dinkes dan Dishubkomintel tinggal 1 paket lagi.

Selain itu, sebut gubernur, dari 10 SKPA tadi, ada delapan SKPA memiliki paket proyek kritis yang perlu ditindaklanjuti. Pada Disdik dan Perindag masing-masing ada empat paket, Pengairan dan Dinsos masing-masing tiga paket, Disnaker dan Dinkes masing-masing dua paket, BMCK dan Dishubkomintel masing-masing 1 paket.(her)

 

Sumber: www.serambinews.com